Kampar, Pelitamedia.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar, Helmi, menyampaikan apresiasi terhadap kritik dan perhatian publik terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Kampar.
Hal tersebut disampaikan Helmi pada Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 10.30 WIB. Ia menegaskan bahwa kritik dari masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap kemajuan dunia pendidikan, khususnya dalam pengelolaan anggaran sekolah yang transparan dan akuntabel.
Menurut Helmi, pemerintah daerah melalui Disdikpora Kampar sangat terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat, termasuk kritik yang disampaikan terkait pengelolaan dana BOS.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan kritik dari masyarakat. Ini merupakan bentuk kontrol sosial yang positif agar pengelolaan dana pendidikan benar-benar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi siswa,” ujar Helmi.
Ia menjelaskan bahwa dana BOS merupakan program pemerintah yang diperuntukkan bagi kebutuhan operasional sekolah, seperti kegiatan pembelajaran, pengadaan sarana pendukung pendidikan, serta berbagai kebutuhan lain yang mendukung proses belajar mengajar.
Lebih lanjut Helmi menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap sekolah-sekolah dalam pengelolaan dana BOS agar tetap sesuai dengan petunjuk teknis dan ketentuan yang berlaku.
“Kami akan melakukan evaluasi jika memang ada hal-hal yang perlu diperbaiki. Prinsipnya pengelolaan dana BOS harus transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” tambahnya.
Helmi juga berharap seluruh pihak, baik masyarakat, orang tua siswa, maupun pihak sekolah dapat terus bersinergi dalam menjaga kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar.
“Dengan adanya kritik dan masukan dari masyarakat, kita berharap pengelolaan pendidikan di Kampar semakin baik dan mampu meningkatkan mutu pendidikan bagi generasi muda,” tutupnya. (Advertorial)














