Menu ✖

Mode Gelap
Sutan ATT IV Tekankan Kepemimpinan Kolektif dan Disiplin Organisasi dalam MUSKERCAB PKB Kampar 2026–2031 Mafirion Puji Ahmad Yuzar, Dinilai Bisa Jadi Teladan dalam Membesarkan PKB Kampar Hari Santri 2026, Momentum Meneguhkan Pengabdian untuk Negeri dan Menyongsong Indonesia Emas 2045 Resmi Dilantik Ketua DPC PKB Kampar Periode 2026–2031, Ahmad Yuzar Siap Emban Amanah dan Besarkan Partai MHD. Efizon Nur Monitor Persiapan Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik dan Muskercab DPC PKB Kampar Tinjau Kebakaran SDN 018 Kubang Jaya, Bupati Kampar Minta Kerusakan Segera Diinventarisasi dan Keselamatan Siswa Diutamakan

Kampar

Forum Lingkar Pena Cabang Kampar Gelar Parade Puisi untuk Palestina (PUPA).

badge-check


					Forum Lingkar Pena Cabang Kampar Gelar Parade Puisi untuk Palestina (PUPA). Perbesar

Bangkinang Kota, Pelitamedia.com – Dalam semangat solidaritas kemanusiaan dan kepedulian terhadap perjuangan rakyat Palestina, Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Kampar menggelar kegiatan Parade Puisi untuk Palestina (PUPA) pada Sabtu, 7 Maret 2026 bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H di Halaman Perpustakaan Daerah Kampar, Bangkinang.

Kegiatan yang dilaksanakan setelah salat Asar hingga menjelang waktu berbuka puasa ini merupakan bagian dari aksi serentak FLP di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung tema “Puisi sebagai Kesaksian, Solidaritas, dan Perlawanan Kemanusiaan untuk Palestina,” kegiatan ini menjadi ruang bagi para penulis dan masyarakat untuk menyuarakan kepedulian melalui karya sastra.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an yang menambah kekhidmatan suasana. Selanjutnya, FLP Cabang Kampar menyampaikan pernyataan sikap FLP untuk Palestina, menegaskan bahwa sastra tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga bentuk keberpihakan pada nilai kemanusiaan dan keadilan.

Ketua FLP Cabang Kampar, Nenny Litania, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan cara komunitas literasi untuk menyuarakan solidaritas terhadap Palestina melalui kekuatan kata dan karya.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa puisi bukan sekadar rangkaian kata yang indah, tetapi juga bisa menjadi suara kemanusiaan. Lewat puisi, kami ingin menyampaikan kepedulian, doa, dan dukungan bagi saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Nenny Litania.

Memasuki inti acara, lima orang perwakilan anggota FLP membacakan puisi bertema Palestina. Salah satu puisi wajib berjudul “Jantung yang Berdetak dalam Batu” karya Helvy Tiana Rosa, diikuti karya anggota FLP.

Setiap bait puisi yang dibacakan menghadirkan suasana haru sekaligus menjadi pengingat bahwa penderitaan rakyat Palestina adalah luka kemanusiaan yang dirasakan bersama.
Kegiatan dilanjutkan dengan refleksi kemanusiaan yang mengajak peserta merenungkan makna solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Suasana semakin khusyuk saat seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan dan kemerdekaan Palestina.(Advertorial)

Baca Lainnya

Sutan ATT IV Tekankan Kepemimpinan Kolektif dan Disiplin Organisasi dalam MUSKERCAB PKB Kampar 2026–2031

21 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Mafirion Puji Ahmad Yuzar, Dinilai Bisa Jadi Teladan dalam Membesarkan PKB Kampar

21 Oktober 2026 - 18:35 WIB

MHD. Efizon Nur Monitor Persiapan Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik dan Muskercab DPC PKB Kampar

19 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Hadiri Tabligh Akbar Bersama Ustaz Hanan Attaki, Misharti Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah

18 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wakil Bupati Misharti Resmi Tutup MTQ ke-55 Kabupaten Kampar 2026, Ajak Masyarakat Amalkan Nilai-Nilai Al-Qur’an

18 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Trending di Daerah