Menu ✖

Mode Gelap
Hendry Munief Dukung Pembentukan Politeknik Teknologi Modern (PTM) Indonesia, Harapkan Jawab Kebutuhan Industri Riau Warga Berikan Apresiasi Tinggi, Terobosan Kapolres Kampar Penuh Makna Aksi Walkout Delegasi Indonesia Dinilai Tepat, Syahrul Aidi: Diplomasi Harus Jalankan Amanat UUD 1945 Gala Desa Kuok 2026 Ditutup Meriah, Wabup Misharti Dorong Sportivitas Generasi Muda Hendry Munief: RUU Kawasan Industri Jangan Hanya Bangun Kawasan, Harus Hasilkan Ekonomi Nyata Wabup Kampar Tindak Lanjuti Usulan 500 Titik PJU-TS ke Kementerian ESDM

Daerah

Hendry Munief Dukung Pembentukan Politeknik Teknologi Modern (PTM) Indonesia, Harapkan Jawab Kebutuhan Industri Riau

badge-check


					Hendry Munief Dukung Pembentukan Politeknik Teknologi Modern (PTM) Indonesia, Harapkan Jawab Kebutuhan Industri Riau Perbesar

PEKANBARU, pelitamedia.Com — Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief MBA, menyambut baik rencana pembentukan Politeknik Teknologi Modern (PTM) Indonesia oleh Yayasan Amaliah Thayyibah Barokah. Kehadiran perguruan tinggi vokasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil yang terus berkembang seiring pertumbuhan sektor industri di Riau.

Hal itu disampaikan Hendry Munief saat menerima silaturahmi Tim Yayasan Amaliah Thayyibah Barokah di Ruang Meeting Hasanah Guest House, Sabtu (26/9/2026). Pertemuan tersebut membahas persiapan pembentukan PTM Indonesia sekaligus konsep pendidikan vokasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Hendry mengatakan, berdasarkan berbagai kunjungan dan silaturahmi yang dilakukannya dengan pelaku industri maupun lembaga pendidikan vokasi, masih ditemukan adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Pendidikan vokasi saat ini belum menjawab kebutuhan sektor industri. diperlukan sebuah jembatan yang dapat menghubungkan lembaga pendidikan dengan dunia usaha dan industri. Dengan demikian, pendidikan vokasi tidak hanya menghasilkan lulusan berdasarkan kurikulum akademik, tetapi juga mampu menciptakan sumber daya manusia yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan,” ujar Hendry Munief.

Hendry Munief menilai Riau memiliki potensi lapangan pekerjaan yang besar, terutama pada berbagai sektor strategis. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan lembaga pendidikan vokasi dalam memenuhi standar kompetensi yang dibutuhkan industri.

Karena itu, ia menyarankan agar PTM Indonesia sejak awal membangun kerja sama yang kuat dengan dunia usaha dan industri melalui skema link and match.

“Saya menyarankan agar lembaga pendidikan vokasi terlebih dahulu melakukan MoU dengan dunia usaha dan menyelaraskan penciptaan SDM dengan kebutuhan dunia usaha,” kata Hendry.

Selain mendorong penguatan keterkaitan antara pendidikan vokasi dan dunia industri, Hendry juga menyatakan akan membantu memfasilitasi proses pembentukan PTM Indonesia.

Ia mengatakan akan mengupayakan pertemuan dan komunikasi antara Yayasan Amaliah Thayyibah Barokah dengan anggota Komisi X DPR RI yang membidangi sektor pendidikan, khususnya perguruan tinggi.

Menurut Hendry, fasilitasi tersebut diperlukan agar berbagai kendala yang dihadapi yayasan dalam proses pembentukan perguruan tinggi dapat dikomunikasikan dengan pihak yang memiliki kewenangan dan perhatian langsung terhadap sektor pendidikan tinggi.

Hendry Munief juga menegaskan bahwa upaya fasilitasi tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi PTM Indonesia. Calon perguruan tinggi lainnya yang mengalami kendala dalam proses pendirian juga dapat difasilitasi untuk mendapatkan akses komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait.

Dengan demikian, menurut Hendry, persoalan pengembangan pendidikan tinggi tidak hanya dilihat dari satu lembaga, tetapi sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Amaliah Thayyibah Barokah, Tarmidzi Madjid, menjelaskan bahwa rencana pembentukan PTM Indonesia dilatarbelakangi kebutuhan industri di Riau terhadap sumber daya manusia yang memiliki keterampilan teknis.

Menurut Tarmidzi, sektor industri kelapa sawit, minyak dan gas bumi, teknologi informatika, hingga teknik sipil memiliki kebutuhan tenaga kerja yang cukup besar. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan yayasan mengambil peran dalam pengembangan pendidikan vokasi di Riau.

“Terima kasih telah menerima silaturahmi tim Yayasan Amaliah Thayyibah Barokah dalam rangka pembentukan Politeknik Teknologi Modern (PTM) Indonesia,” ujar Tarmidzi.

Ia menjelaskan, pada awalnya yayasan berencana mendirikan institut. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena masih adanya moratorium dari pemerintah.

Karena itu, yayasan memilih jalur pendidikan vokasi melalui pembentukan politeknik. Tarmidzi menyebut sektor pendidikan di Riau memiliki potensi yang sangat besar, namun sebagian peluang tersebut saat ini masih banyak diisi oleh pihak dari luar daerah.

“Kami termotivasi untuk mengambil peran. Untuk itu kami berharap bapak Hendry Munief dapat memberikan dukungan terhadap proses pembentukan PTM Indonesia, terutama dalam hal komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat dan juga pelaku industri.” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Konsultan Lembaga Riset Publik Indonesia, M Rizal, menyampaikan bahwa berbagai persyaratan untuk pembentukan PTM Indonesia saat ini telah dipenuhi. Rencananya, terdapat empat program studi yang akan dibuka.

Yayasan Amaliah Thayyibah Barokah menargetkan pengajuan pendaftaran PTM Indonesia ke LLDIKTI pada Oktober 2026.

Gagasan link and match antara pendidikan vokasi dan dunia industri juga mendapat dukungan dari peserta pertemuan.

Amirudin menyatakan perlunya menindaklanjuti konsep tersebut agar kerja sama antara lembaga pendidikan dan dunia usaha dapat benar-benar diwujudkan. Ia juga mendorong agar rencana yang telah disiapkan segera diajukan ke LLDIKTI, sembari melakukan penyempurnaan selama proses berjalan.

Hal senada disampaikan Syafrudin Amien. Menurutnya, pendidikan vokasi di Riau saat ini belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja dari potensi industri yang ada. Ia menilai keterlibatan pemerintah dan pihak terkait diperlukan untuk membuka akses kerja sama antara lembaga pendidikan dan industri.

Remon Redila juga mengakui masih terdapat kesenjangan antara dunia usaha dengan lembaga pendidikan vokasi. Menurutnya, salah satu persoalan yang harus diselesaikan adalah belum sesuainya kompetensi pendidikan vokasi dengan target dan kebutuhan dunia usaha.

Sementara Jaswar menekankan pentingnya penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, pendidikan vokasi tidak boleh hanya berorientasi pada teori dan kurikulum, tetapi harus lebih banyak membahas persoalan serta kasus nyata yang dihadapi dunia usaha.

Ia juga menilai kualitas dosen menjadi salah satu kunci keberhasilan perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari pembahasan awal pembentukan PTM Indonesia sekaligus upaya mendorong hadirnya lembaga pendidikan vokasi yang lebih dekat dengan kebutuhan industri. Konsep link and match antara kampus dan dunia usaha diharapkan menjadi bagian penting dalam pengembangan PTM Indonesia ke depan.

Baca Lainnya

Warga Berikan Apresiasi Tinggi, Terobosan Kapolres Kampar Penuh Makna

27 September 2026 - 11:26 WIB

Aksi Walkout Delegasi Indonesia Dinilai Tepat, Syahrul Aidi: Diplomasi Harus Jalankan Amanat UUD 1945

26 September 2026 - 18:49 WIB

Gala Desa Kuok 2026 Ditutup Meriah, Wabup Misharti Dorong Sportivitas Generasi Muda

25 September 2026 - 21:30 WIB

Hendry Munief: RUU Kawasan Industri Jangan Hanya Bangun Kawasan, Harus Hasilkan Ekonomi Nyata

25 September 2026 - 17:09 WIB

Wabup Kampar Tindak Lanjuti Usulan 500 Titik PJU-TS ke Kementerian ESDM

25 September 2026 - 17:02 WIB

Trending di Ekonomi
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam