Menu ✖

Mode Gelap
Hendry Munief Dorong Digitalisasi UMKM untuk Perluas Pasar dan Tingkatkan Daya Saing Pawai Ta’aruf Ditiadakan, Bupati Ahmad Yuzar Imbau Masyarakat Gunakan Masker saat MTQ ke-55 Kampar 2026 Dihadiri Tamu dari Enam Negara, Bupati Ahmad Yuzar Hadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas Pahlawan Antisipasi Kabut Asap Karhutla, Puskesmas Kuok Bagikan 300 Masker dan Tanam Pohon Percepat Pelayanan Administrasi Kependudukan, Pemkab Kampar Dorong Cetak KTP hingga Kecamatan Langkah Jemput Bola untuk Pangkas Jarak dan Biaya Masyarakat Hendry Munief: Industri Harus Jadi Ekosistem Bisnis, Semua Sektor Berdampak Positif bagi Masyarakat Sekitar

Ekonomi

Hendry Munief Dorong Digitalisasi UMKM untuk Perluas Pasar dan Tingkatkan Daya Saing

badge-check


					Hendry Munief Dorong Digitalisasi UMKM untuk Perluas Pasar dan Tingkatkan Daya Saing Perbesar

SULAWESI SELATAN, pelitamedia.Com – Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief MBA, mendorong penguatan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas akses pasar, meningkatkan penjualan, serta memperkuat daya saing produk lokal di tengah perkembangan ekonomi digital.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Hendry Munief pada kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI mengenai arah kebijakan dan pemberdayaan UMKM serta kewirausahaan di Sulawesi Selatan, Jumat (9/10/2026).

Digitalisasi menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan daya saing UMKM. Pemanfaatan teknologi digital perlu diiringi pengembangan usaha, inovasi produk, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta perluasan akses pasar agar UMKM mampu tumbuh dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Berdasarkan data dari Kementerian UMKM, sebanyak 4.220 UMKM telah terdigitalisasi melalui program digitalisasi pemasaran Juragan UMKM per 24 September 2026. Sementara itu, 56,2 persen UMKM belum terintegrasi dengan ekonomi digital.” terang Hendry Munief.

Data tersebut menunjukkan masih terbukanya peluang untuk memperluas pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM. Digitalisasi diharapkan dapat membantu pelaku usaha memasarkan produk secara lebih efektif, menjangkau konsumen baru, serta membangun jaringan pemasaran yang tidak terbatas pada wilayah tempat usaha beroperasi.

“Mengutip data Google, Temasek, dan Bain yang mencatat nilai bruto ekonomi digital Indonesia atau gross merchandise value (GMV) mencapai US$100 miliar pada 2025. Perkembangan ini menjadi gambaran besarnya peluang pasar digital yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha, termasuk UMKM.” tegasnya.

Selain digitalisasi pemasaran, pengembangan kapasitas usaha dan inovasi produk menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing. Pelaku UMKM membutuhkan pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat identitas usaha, serta menyesuaikan produk dengan kebutuhan dan perkembangan pasar.

Dia menyebut, Kementerian UMKM juga menyoroti pentingnya perluasan akses pasar melalui fasilitasi pameran, festival, promosi usaha, dan business matching. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli, mitra bisnis, distributor, serta perusahaan yang berpotensi mendukung pengembangan usaha.

Dalam pengembangan kemitraan, Kementerian UMKM mendorong keterhubungan pelaku usaha dengan BUMN melalui Pasar Digital UMKM (PaDi UMKM), serta perusahaan swasta dan jaringan ritel modern. Upaya tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih besar bagi produk UMKM untuk memasuki pasar yang lebih luas.

“Tidak kalah pentingnya, Akses pasar internasional juga menjadi bagian dari strategi pengembangan UMKM. Fasilitasi kurasi produk, lokakarya mengenai regulasi luar negeri menjadi sejumlah bentuk dukungan yang disebut dalam materi untuk membantu usaha menengah yang berorientasi ekspor.” usulnya.

Pengembangan usaha turut diarahkan melalui peningkatan kapasitas, inkubasi, penguatan potensi unggulan daerah, dan pendampingan berkelanjutan sesuai kebutuhan pelaku UMKM. Pendekatan ini penting agar digitalisasi dan perluasan pasar berjalan seiring dengan kesiapan usaha dalam memenuhi permintaan konsumen.

Dia berharap, melalui penguatan digitalisasi, inovasi produk, pendampingan, dan kemitraan, UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan produktivitas serta memperluas jangkauan pemasaran. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem UMKM yang berdaya saing dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Baca Lainnya

Pawai Ta’aruf Ditiadakan, Bupati Ahmad Yuzar Imbau Masyarakat Gunakan Masker saat MTQ ke-55 Kampar 2026

9 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Dihadiri Tamu dari Enam Negara, Bupati Ahmad Yuzar Hadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas Pahlawan

9 Oktober 2026 - 12:03 WIB

Antisipasi Kabut Asap Karhutla, Puskesmas Kuok Bagikan 300 Masker dan Tanam Pohon

9 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Percepat Pelayanan Administrasi Kependudukan, Pemkab Kampar Dorong Cetak KTP hingga Kecamatan Langkah Jemput Bola untuk Pangkas Jarak dan Biaya Masyarakat

6 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Hendry Munief: Industri Harus Jadi Ekosistem Bisnis, Semua Sektor Berdampak Positif bagi Masyarakat Sekitar

6 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Trending di Ekonomi