BANGKINANG KOTA, pelitamedia.Com – Syawal resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar periode 2026–2029 dalam Konferensi VIII PWI Kampar yang digelar di Stanum Resort Bangkinang, Kamis (15/10/2026). Dalam pemungutan suara, Syawal memperoleh 8 suara, unggul atas Netty Mindrayani yang meraih 5 suara.
Pemilihan tersebut dipimpin Jinto L. Gaul melalui mekanisme pemungutan suara. Dari total 15 suara, sebanyak 13 suara dinyatakan sah, sedangkan dua suara tidak sah karena mencoblos kedua calon.
Hasil konferensi ini menandai pergantian kepemimpinan organisasi wartawan di Kabupaten Kampar sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan profesionalisme insan pers.
Syawal Ajak Anggota Jaga Kekompakan
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Syawal menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para anggota. Ia mengajak seluruh insan pers, khususnya keluarga besar PWI Kampar, untuk menjaga persatuan dan membangun organisasi secara bersama-sama.
“Terima kasih atas dukungan para senior dan kawan-kawan jurnalis. Saya meminta bimbingan dan arahan agar kita bisa membangun PWI Kampar menjadi lebih baik. Siapa pun yang terpilih, kita harus tetap bersatu dan kompak,” ungkapnya.
Syawal juga berharap dukungan dari para senior dan seluruh anggota dapat menjadi modal untuk memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan kualitas wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Misharti: Pers Mitra Strategis Pembangunan
Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., yang membuka konferensi tersebut, menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan, menyampaikan informasi kepada masyarakat, dan menjalankan fungsi kontrol sosial.
Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan masukan serta kritik konstruktif dari masyarakat, termasuk insan pers, agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan secara terbuka serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan kritik dan kontrol dari masyarakat, khususnya kawan-kawan PWI Kabupaten Kampar. Mari kita bangun Kampar bersama demi mewujudkan pembangunan yang adil bagi masyarakat,” ujar Misharti.
Ia juga mengingatkan wartawan agar senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, melakukan verifikasi sebelum menerbitkan informasi, serta menyampaikan kritik secara profesional dan bertanggung jawab.
Misharti menilai pers turut berperan penting dalam menangkal penyebaran hoaks, mencerdaskan masyarakat, dan memperkenalkan potensi daerah melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.
Ketua PWI Riau Tekankan Integritas Wartawan
Ketua PWI Provinsi Riau, Raja Isyam Azwar, turut menyampaikan ucapan selamat kepada Syawal atas terpilihnya sebagai Ketua PWI Kabupaten Kampar periode 2026–2029.
Ia mengingatkan bahwa integritas dan profesionalisme merupakan landasan utama bagi setiap wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Informasi yang disampaikan kepada publik harus berlandaskan fakta, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, dugaan pelanggaran kode etik jurnalistik perlu ditangani secara objektif melalui mekanisme yang berlaku. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pers dapat terus dijaga.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan organisasi wartawan tidak hanya berkaitan dengan konsolidasi internal, tetapi juga tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas pemberitaan dan marwah pers.
Panitia Apresiasi Dukungan Mitra
Ketua Panitia Konferensi VIII PWI Kabupaten Kampar, M. Rio Aldo, menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, mitra, dan elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Secara khusus, ia mengapresiasi kontribusi Pertamina Hulu Rokan (PHR), RAPP, Awal Bros, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil.
“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pertamina Hulu Rokan, RAPP, Awal Bros, dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Alhamdulillah, berkat kerja sama, kekompakan panitia, serta dukungan semua pihak, Konferensi VIII PWI Kabupaten Kampar dapat terlaksana dengan baik,” ujar Rio Aldo.
Ia berharap hubungan baik dan sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan untuk mendukung kemajuan organisasi serta perkembangan dunia pers di Kabupaten Kampar.
Dihadiri Unsur Pemerintah dan Mitra Pers
Konferensi VIII PWI Kabupaten Kampar tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Provinsi Riau Syaref Dayan beserta jajaran pengurus PWI Provinsi Riau, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, perwakilan Kejaksaan Negeri Kampar, serta Kapolres Kampar yang diwakili Kasi Humas Edi Candra.
Hadir pula Ketua KPU Kampar Andi Putra, Ketua Bawaslu Kampar Syawir, Pelaksana Tugas Direktur Utama Stanum Purwoko, insan pers, serta pengurus dan anggota PWI Kabupaten Kampar.
Konferensi VIII ini diharapkan menjadi awal penguatan organisasi di bawah kepemimpinan baru, dengan mengedepankan persatuan, peningkatan kompetensi wartawan, dan komitmen terhadap kode etik jurnalistik.
Dengan kepemimpinan periode 2026–2029, PWI Kabupaten Kampar diharapkan terus berkontribusi dalam membangun ekosistem pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat.
(PelitaMedia.com)














