Bangkinang Kota,pelitamedia.com – Wakil Bupati Kampar Misharti secara resmi membuka kegiatan “Pelatihan Digital Marketing” bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) se-Kabupaten Kampar yang digelar di Hotel Bangkinang Baru, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perdagangan Koperasi dan UMK Kabupaten Kampar tersebut diikuti sebanyak 70 pelaku usaha dari enam kecamatan, yakni Kecamatan Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, Kuok, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu.
Dalam arahan dan sambutannya, Wakil Bupati Kampar Misharti menegaskan bahwa transformasi digital saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan penting bagi pelaku usaha agar mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan perilaku konsumen yang serba digital dan daring.
“Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen penuh untuk terus mengawal pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui pelatihan ini, kita ingin memastikan para pelaku UMK kita tidak hanya terfasilitasi dari segi perizinan, tetapi juga memiliki kemampuan digital yang mumpuni untuk memperluas jangkauan pasar,” ujar Misharti.
Menurutnya, kemampuan memanfaatkan media sosial, marketplace, hingga strategi pemasaran digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
Usai membuka kegiatan secara resmi, Wakil Bupati Kampar Misharti didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMK Kampar Syarifuddin meninjau langsung berbagai produk unggulan UMK yang dibawa para peserta pelatihan.
Dalam kesempatan tersebut, Misharti memberikan apresiasi atas kreativitas dan inovasi para pelaku usaha lokal Kampar. Ia juga memberikan sejumlah masukan terkait pentingnya optimalisasi kemasan (packaging) serta penguatan branding digital agar produk-produk UMK Kampar memiliki nilai jual lebih tinggi dan mampu bersaing di pasar modern.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Wakil Bupati Kampar, jajaran dinas terkait, narasumber Reza Harry Bastian, serta seluruh peserta pelatihan.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong pelaku UMK Kampar untuk semakin siap naik kelas, mandiri, dan mampu bersaing di era ekonomi digital. (KaZ)














