Tambang, Pelitamedia.com – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si melakukan peninjauan pelaksanaan pemotongan hewan qurban di sejumlah titik lokasi di Kabupaten Kampar. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap pelaksanaan ibadah qurban serta memastikan proses berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai syariat. Rabu (27/5).
Dalam agenda peninjauan tersebut, Wakil Bupati Kampar mengunjungi beberapa lokasi, di antaranya Masjid Al-Muttaqin Bangkinang Kota, Masjid Raya Al Ihsan, serta Masjid Sabaqal Mufarridun yang berada di
Desa Kualu, Kecamatan Tambang.
Pada kesempatan itu, Misharti turut menyaksikan secara langsung proses penyembelihan hewan qurban, sekaligus menyapa panitia dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat dan pengurus masjid yang merasa senang atas perhatian pemerintah daerah terhadap pelaksanaan ibadah qurban.
Wakil Bupati Kampar menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia qurban dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan ibadah qurban tahun ini. Menurutnya, momentum Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan qurban, namun juga mengandung nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
“Semangat qurban mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan peninjauan tersebut, Wakil Bupati Kampar Misharti juga didampingi oleh keluarga tercinta. Kehadiran keluarga menambah suasana hangat dan penuh kebersamaan di tengah masyarakat yang sedang melaksanakan rangkaian ibadah qurban.
Peninjauan di sejumlah lokasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Kampar. Dengan semangat Idul Adha, diharapkan semakin tumbuh rasa persatuan serta kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. (Adv)














