BANGKINANG KOTA, pelitamedia.Com – Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar melalui penyaluran zakat yang difokuskan pada lima pilar program strategis untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong kemandirian ekonomi. Kegiatan pendistribusian zakat tersebut berlangsung di halaman Kantor BAZNAS Kampar, Bangkinang Kota, Kamis (22/10/2026).
Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kampar, Tengku Said Hidayat, S.STP., M.IP., yang hadir untuk menyaksikan penyaluran zakat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas komitmen BAZNAS Kampar dalam mengelola dan mendistribusikan zakat secara bertanggung jawab. Pemerintah daerah menekankan agar bantuan disalurkan secara transparan dan tepat sasaran kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan.
“Bupati Kampar menginstruksikan dengan tegas agar seluruh jajaran memastikan bantuan ini tepat sasaran, langsung diterima oleh para mustahik yang benar-benar membutuhkan, tanpa adanya potongan ataupun hambatan birokrasi,” ujar Tengku Said saat membacakan arahan Bupati. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkala agar bantuan pendidikan, sosial, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima.
Dalam penyaluran kali ini, BAZNAS Kampar memfokuskan program pada lima pilar, yakni Kampar Peduli, Kampar Makmur, Kampar Cerdas, Kampar Taqwa, dan Kampar Sehat. Kampar Peduli dan Kampar Makmur mencakup bantuan pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), pemasangan instalasi listrik gratis, serta bantuan modal usaha mikro melalui program Z-Mart. Sementara itu, Kampar Cerdas diwujudkan melalui beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), bantuan pembiayaan pendidikan melalui sekolah paket, serta bantuan pelunasan tunggakan biaya sekolah bagi pelajar dari keluarga prasejahtera. Adapun Kampar Taqwa mendukung kegiatan pendidikan keagamaan melalui insentif operasional guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), sedangkan Kampar Sehat diarahkan pada peningkatan sanitasi masyarakat melalui pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) sehat.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Kampar dan BAZNAS diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat untuk membantu mengurangi beban masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap pendidikan, kesehatan, tempat tinggal layak, dan peluang usaha. Pengawasan serta pendampingan terhadap penerima manfaat menjadi bagian penting agar bantuan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi. Dengan pelaksanaan program yang terarah dan berkelanjutan, zakat diharapkan semakin berperan sebagai instrumen solidaritas sosial dan pemerataan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar.
(PelitaMedia.com)














