Bangkinang Kota, Pelitamedia.com – Suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan menyelimuti Masjid Al Muttaqin, Selasa (24/02), saat Bupati Kampar Ahmad Yuzar secara resmi melepas Tim Safari Ramadhan 1447 H Pemerintah Kabupaten Kampar.
Dalam momen penuh berkah tersebut, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi strategi nyata memperkuat tali silaturahmi sekaligus memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Perkuat tali silaturahmi, Tim Safari Ramadhan harus memprioritaskan penyaluran zakat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegas Ahmad Yuzar di hadapan jamaah dan tamu undangan.
Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Kampar Misharti, unsur Forkopimda, seluruh Kepala OPD, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah yang memadati masjid.
🌙 Safari Ramadhan: Bukan Sekadar Seremonial
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menekankan bahwa Safari Ramadhan adalah jembatan komunikasi antara pemerintah dan rakyat. Selain ibadah dan tausiyah, agenda ini menjadi ruang untuk menyerap aspirasi serta mensosialisasikan program pembangunan daerah.
“Ini bukan sekadar kunjungan simbolis. Pemerintah harus hadir, mendengar, dan memberi solusi,” ujarnya disambut tepuk tangan jamaah.
Momentum Ramadhan 1447 H juga dimanfaatkan untuk menguatkan ekonomi umat. Bupati secara khusus menginstruksikan seluruh Kepala OPD dan ASN agar memastikan zakat dan sedekah tersalurkan secara tepat sasaran.
💼 Dua Tim, Satu Misi Besar
Tim Safari Ramadhan tahun ini dibagi menjadi dua kelompok besar:
Tim I dipimpin langsung oleh Bupati Ahmad Yuzar
Tim II dikoordinasikan oleh Wakil Bupati Misharti
Kedua tim dijadwalkan menyambangi sejumlah masjid di berbagai kecamatan se-Kabupaten Kampar. Selain menjalin silaturahmi, tim juga akan menyalurkan bantuan pembangunan rumah ibadah serta santunan bagi masyarakat yang membutuhkan.
🤲 Ditutup Doa Bersama
Acara pelepasan berlangsung penuh kekhusyukan dan ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran tugas serta keberkahan Ramadhan 1447 H bagi masyarakat Kampar.
Safari Ramadhan kali ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan solidaritas sosial, penguatan nilai religius, serta optimalisasi zakat demi kesejahteraan umat di Kabupaten Kampar.
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi menguatkan kepedulian dan kebersamaan. (Advertorial)














