TANJUNG BALAI KARIMUN, KEPULAUAN RIAU, pelitamedia.Com — Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. mengajak seluruh masyarakat Kampar yang berada di Kabupaten Karimun untuk terus menjaga persatuan, soliditas dan kekompakan, sekaligus memperkuat tali silaturahmi dengan sesama perantau maupun masyarakat Kabupaten Karimun.
Pesan tersebut disampaikan Ahmad Yuzar saat menghadiri sekaligus melantik Pengurus Kerukunan Kampar Batobo Karimun (KKBK) dalam acara pelantikan dan silaturahmi yang digelar di Gedung Batobo Kampar, Kabupaten Karimun, Sabtu (3/10/2026).
Pelantikan ditandai dengan pengukuhan pengurus, pembacaan ikrar serta penyerahan bendera pataka KKBK kepada Ketua terpilih Agus Safitra oleh Bupati Kampar.
Bupati Ahmad Yuzar hadir didampingi Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., Sekretaris Daerah Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
KKBK Diminta Jadi Wadah Persaudaraan
Dalam amanatnya, Ahmad Yuzar berpesan agar kepengurusan KKBK yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah yang mampu mengayomi serta mempererat persaudaraan masyarakat Kampar di perantauan.
“Jadikan organisasi ini sebagai wadah persaudaraan dan tempat berkumpulnya dunsanak kita di rantau. Jadikan KKBK sebagai obat rindu bagi masyarakat yang belum berkesempatan pulang ke kampung halaman,” ujar Ahmad Yuzar.
Menurutnya, keberadaan organisasi masyarakat Kampar di perantauan memiliki arti penting, bukan hanya dalam menjaga hubungan kekeluargaan, tetapi juga sebagai sarana membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat setempat.
Ahmad Yuzar meminta KKBK terus membangun hubungan baik dengan Pemerintah Kabupaten Karimun dan seluruh elemen masyarakat.
“Hubungan kita secara ekonomi, sosial dan kemasyarakatan sudah sangat erat dengan Kabupaten Karimun. Masyarakat Kampar juga telah menjadi bagian dari masyarakat Karimun. Karena itu, mari kita ciptakan kehidupan yang harmonis, saling menghargai dan saling mendukung,” ajaknya.
Jaga Nama Baik Kampar di Perantauan
Bupati Kampar juga mengingatkan masyarakat perantauan untuk terus menjaga nilai-nilai budaya dan agama yang menjadi bagian dari karakter masyarakat Kampar.
Ia menyebut Kampar sebagai Negeri Serambi Mekkah Riau, dengan masyarakat yang dikenal menjunjung nilai agama, kesantunan, norma dan etika dalam kehidupan bermasyarakat.
Nilai tersebut, kata Ahmad Yuzar, harus tetap dijaga meskipun masyarakat Kampar berada jauh dari kampung halaman.
“Kita sangat memandang penting keberadaan organisasi ini sebagai wadah strategis dalam mengayomi masyarakat. Alhamdulillah, hari ini kita dapat bertemu dengan dunsanak kami yang berada di Kabupaten Karimun. Jaga nama baik Kampar dan terus perkuat persaudaraan,” ungkapnya.
Paparkan Program Pembangunan Kampar
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yuzar juga menyampaikan gambaran pembangunan Kabupaten Kampar kepada masyarakat perantauan.
Dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk hampir satu juta jiwa, Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya menjalankan program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
“APBD Kampar sekitar Rp2,7 triliun. Prioritas pembangunan kita diarahkan untuk kepentingan masyarakat. Di antaranya seluruh masyarakat yang memiliki KTP Kampar mendapatkan layanan Universal Health Coverage (UHC), program Umrah Masyarakat Panutan, perhatian kepada pengurus masjid, pemberian pakaian sekolah, serta bantuan beras kualitas premium bagi masyarakat berpenghasilan terbatas,” jelasnya.
Menurut Ahmad Yuzar, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Program di bidang kesehatan, pendidikan, sosial dan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat Kabupaten Kampar.
Perantau Diminta Tetap Berkontribusi untuk Kampar
Bupati Ahmad Yuzar juga mengajak masyarakat Kampar di Karimun untuk tetap memberikan perhatian terhadap kampung halaman.
Menurutnya, jarak geografis bukan menjadi penghalang bagi masyarakat perantauan untuk berkontribusi melalui pemikiran, saran, pengalaman maupun dukungan bagi pembangunan daerah.
“Kami meminta petunjuk, pemikiran dan pendapat dari bapak-bapak dan dunsanak semua. Walaupun berada di rantau, kami tetap menunggu saran dan masukan untuk kemajuan Kabupaten Kampar,” pintanya.
Ia berharap KKBK dapat menjadi salah satu wadah yang memperkuat komunikasi antara masyarakat Kampar di Karimun dengan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Ahmad Yuzar: Terus Doakan Kampar
Di hadapan para perantau, Ahmad Yuzar juga menitipkan harapan agar masyarakat Kampar di Karimun senantiasa mendoakan pemerintah daerah dalam menjalankan amanah pembangunan.
“Terus doakan Kampar. Doakan kami agar selalu amanah, diberikan kesehatan dan kekuatan dalam melaksanakan pembangunan Kabupaten Kampar. Semoga Kampar semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera dan pembangunan terus memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” pungkas Ahmad Yuzar.
Dihadiri Tokoh dan Pejabat Karimun
Kegiatan pelantikan dan silaturahmi KKBK tersebut turut dihadiri Nurdin Basirun, Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Riki Marsiano Baoleh, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Zulkarnaian, Pj. Sekda Karimun Sularno, perwakilan Forkopimda Kabupaten Karimun, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun, jajaran pengurus KKBK serta sejumlah undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap upaya mempererat hubungan masyarakat Kampar di perantauan dengan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Karimun.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Bupati Karimun juga menyerahkan bantuan beras kepada masyarakat Kampar.
Kegiatan kemudian ditutup dengan suasana penuh keakraban melalui bersalam-salaman dan foto bersama antara para kepala daerah, pengurus KKBK, tokoh masyarakat dan masyarakat Kampar yang hadir.
Pelantikan KKBK menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat batobo, persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Kampar di perantauan.
Dari Karimun, semangat tersebut diharapkan terus menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat Kampar di rantau dengan kampung halaman, sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Karimun dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis dan saling mendukung.
PelitaMedia.com | Karimun














