Menu

Mode Gelap
Gebyar Rabiul Awal KUA Salo, Wujud Sinergi dan Pengabdian untuk Umat Turnamen Catur Aiza Chess Club dalam Rangka Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Azan Anak-Anak Salo Menggema, Menyemai Harapan Generasi Islami Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM KETIKA JAM WAKTU SHALAT ITU BERJALAN MUNDUR Isi Kemerdekaan RI ke-81, Hendry Munief Ajak Generasi Muda Tingkatkan Kualitas Diri

Advertorial

🔥 19,73 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Rimbo Panjang, Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Karhutla

badge-check


					🔥 19,73 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Rimbo Panjang, Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Karhutla Perbesar

KAMPAR, Pelitamedia.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Tambang. Titik api terdeteksi di Jalan Niaga RT 01 RW 02 Dusun II, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Jumat (20/2/2026).
Informasi awal diterima sekitar pukul 08.30 WIB oleh Bhabinkamtibmas Desa Rimbo Panjang, Bripka Dedi Pebriadi, dari masyarakat yang melihat adanya lahan terbakar. Lokasi kejadian berada pada koordinat 0°27’30,382″ N dan 101°19’22,09″ E.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polri bersama tim Manggala Agni langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
🔎 Luas dan Jenis Lahan Terbakar
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±19,73 hektar. Lahan tersebut merupakan gambut tebal yang ditumbuhi semak belukar. Status kepemilikan lahan hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
🚒 Kekuatan Personel dan Peralatan
Dalam operasi pemadaman ini, dikerahkan total puluhan personel gabungan, terdiri dari:
TNI: 2 personel
Polri: 5 personel
Manggala Agni: 22 personel
Sejumlah peralatan turut digunakan, antara lain:
3 unit kendaraan roda 2 milik Polri
1 unit kendaraan roda 2 milik TNI
6 unit kendaraan roda 2 milik Manggala Agni
3 unit kendaraan roda 4 milik Manggala Agni
5 unit nozel
70 gulung selang berbagai ukuran
3 unit mesin pompa (ministrek, Jazz power, dan Mextri)
🌬 Kendala di Lapangan
Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi lahan gambut yang tebal, minimnya sumber air, serta angin kencang yang membuat arah api sulit dikendalikan.
📍 Kondisi Terkini
Hingga pukul 17.00 WIB, kegiatan pemadaman hari pertama dihentikan sementara karena faktor cuaca dan keterbatasan sumber air. Api dan asap masih terpantau di beberapa titik, sehingga proses pendinginan akan dilanjutkan keesokan harinya.
Secara umum, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.
Pihak kepolisian bersama unsur terkait mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat risiko kebakaran pada lahan gambut sangat tinggi dan berdampak luas terhadap lingkungan serta kesehatan masyarakat. (advertorial)

Baca Lainnya

Gebyar Rabiul Awal KUA Salo, Wujud Sinergi dan Pengabdian untuk Umat

26 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Turnamen Catur Aiza Chess Club dalam Rangka Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81

23 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Azan Anak-Anak Salo Menggema, Menyemai Harapan Generasi Islami

22 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM

18 Agustus 2026 - 23:47 WIB

KETIKA JAM WAKTU SHALAT ITU BERJALAN MUNDUR

18 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Trending di Advertorial
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam