KOTO KAMPAR HULU, Pelitamedia.com — Sosialisasi Pembauran Kebangsaan digelar di Aula Kantor Camat Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat persatuan, kerukunan, toleransi, dan kebersamaan masyarakat di tengah keberagaman.
Salah satu sosok perempuan yang turut menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut adalah Herlina, S.Sos., salah satu pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Kampar. Keterlibatan Herlina menjadi bagian dari peran aktif perempuan dalam mendukung pembauran kebangsaan dan memperkuat persatuan di Kabupaten Kampar.
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pengurus dan anggota FPK Kabupaten Kampar, tokoh-tokoh suku, tokoh agama, serta para kepala desa se-Kecamatan Koto Kampar Hulu. Turut hadir Sekretaris FPK Kabupaten Kampar, Andri Nuras, S.H., yang mendampingi sambutan Ketua FPK.
Diawali Lagu Indonesia Raya dan Doa
Rangkaian kegiatan dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama. Suasana berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Koto Kampar Hulu, Masnur.
Agenda berikutnya adalah laporan dari Ketua Panitia, Mhd. Efrizon Nur, mengenai pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Pembauran Kebangsaan.
Dalam laporannya, panitia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai sarana meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pembauran kebangsaan serta memperkuat kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Sambutan Ketua FPK Kabupaten Kampar
Selanjutnya, Ketua FPK Kabupaten Kampar, H. Sabri Abbas, S.AP., menyampaikan sambutan yang diwakili oleh H. Sofiyan, didampingi Sekretaris FPK Kabupaten Kampar, Andri Nuras, S.H.
Dalam sambutannya, disampaikan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat hendaknya menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan.
FPK juga diharapkan dapat terus menjadi wadah yang mendorong komunikasi dan interaksi positif antarkelompok masyarakat, sehingga tercipta kehidupan sosial yang harmonis dan kondusif.
Arahan Camat Koto Kampar Hulu
Acara kemudian dilanjutkan dengan arahan Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab, S.Sos., M.Si.
Dalam arahannya, Camat menekankan pentingnya menjaga toleransi, komunikasi, serta kerukunan di tengah masyarakat. Menurutnya, pembauran kebangsaan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan mengedepankan sikap saling menghormati dan menghargai.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di Kecamatan Koto Kampar Hulu.
Dibuka Kaban Kesbangpol Kabupaten Kampar
Memasuki agenda utama, Sosialisasi Pembauran Kebangsaan Kecamatan Koto Kampar Hulu secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kampar, Drs. Mahadi, M.H.
Dalam arahan umumnya, Mahadi menekankan pentingnya pembauran kebangsaan dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, keberagaman harus dikelola dengan baik melalui komunikasi, toleransi, dan semangat kebersamaan.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Perwakilan peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, pandangan, maupun masukan terkait pembauran kebangsaan di wilayah Kecamatan Koto Kampar Hulu.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dan menjadi ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman serta bertukar pandangan mengenai upaya menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.
Perempuan Turut Berperan dalam Pembauran
Kehadiran Herlina, S.Sos., sebagai salah satu pengurus FPK Kabupaten Kampar, turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan perempuan dalam kegiatan pembauran kebangsaan menunjukkan bahwa menjaga persatuan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Peran perempuan dinilai memiliki arti penting dalam membangun komunikasi sosial, memperkuat kebersamaan, serta menanamkan nilai toleransi dan persaudaraan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara ditutup dengan makan siang bersama dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta, pengurus dan anggota FPK, tokoh-tokoh suku dan agama, kepala desa, panitia, serta para undangan.Sosialisasi Pembauran Kebangsaan di Kecamatan Koto Kampar Hulu diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus memperkuat persatuan, toleransi, kerukunan, dan semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Adv)














