Pekanbaru, 12 September 2026, pelitamedia.Com — Di bawah teduhnya rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala, Masjid Daarul Abrar Komplek DPRD Provinsi Riau menjadi tempat bertemunya para alumni, ulama, akademisi, dan tokoh masyarakat dalam suasana penuh kekhidmatan. Sabtu, 12 September 2026, Ikatan Alumni UIN Imam Bonjol Padang Wilayah Riau bersama Lembaga Dakwah Ittihaadul Muballighin (LDIM) Riau menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan ini bukan sekadar mengenang kelahiran manusia agung pembawa risalah Islam. Lebih dari itu, Maulid Nabi menjadi ruang untuk menyegarkan kembali cinta kepada Rasulullah SAW, mempererat tali silaturahmi, serta meneguhkan komitmen alumni dalam menghadirkan nilai-nilai Islam di tengah kehidupan masyarakat.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum ILUNI Riau, Fairus, bersama Ketua Umum LDIM Riau, Ayub Nahar. Turut hadir para pengurus dan anggota ILUNI UIN Imam Bonjol Padang se-Riau, yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan dakwah, pendidikan, pemerintahan, dan pengabdian di tengah masyarakat.
Di antara tokoh alumni yang hadir, tampak Dr. As’ari Nur, mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. Saidul Amin, Prof. Dr. Mas’ud Zen, Mester Hamzah, Kombes Zaini, Idris, SKM, serta sejumlah pengurus dan anggota lainnya.
Sementara itu, sejumlah senior alumni yang berhalangan hadir turut disebutkan dalam suasana silaturahmi tersebut, di antaranya Prof. Dr. Alaidin Koto, Prof. Dr. Syamsul Nizar, Prof. Dr. Khairunnas, Prof. Dr. Nazir Karim, Prof. Kasmuri, dan para senior lainnya.
Menyemai Cinta Rasulullah di Tengah Perubahan Zaman
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menghadirkan Dr. H. Saidul Amin, MA, sebagai penceramah. Beliau merupakan alumni Fakultas Ushuluddin UIN Imam Bonjol Padang angkatan 1990, yang hingga kini terus berkiprah dalam dunia pendidikan, dakwah, dan kepemimpinan umat.
Dr. Saidul Amin juga dikenal sebagai Ketua Umum MUI Provinsi Riau, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), serta Rektor Universitas Muhammadiyah Malaysia.
Kehadiran beliau memberikan makna tersendiri bagi keluarga besar alumni. Dari bangku perkuliahan di Fakultas Ushuluddin, perjalanan ilmu dan pengabdian terus tumbuh menjadi kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
Maulid Nabi menjadi pengingat bahwa ilmu tidak cukup hanya disimpan dalam ruang-ruang akademik. Ilmu harus menjelma menjadi akhlak, keteladanan, dan kebermanfaatan.
Rasulullah Muhammad SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Karena itu, mencintai Rasulullah bukan hanya dengan memperbanyak ungkapan cinta di lisan, tetapi juga dengan menghadirkan kejujuran, kesantunan, keadilan, kepedulian, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-Ahzab ayat 21:
“Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”
Ayat ini menjadi landasan bahwa kehidupan Rasulullah SAW adalah teladan yang tidak pernah kehilangan relevansi. Di tengah perubahan zaman, tantangan sosial, dan dinamika kehidupan umat, akhlak Rasulullah tetap menjadi cahaya yang menuntun manusia menuju jalan kebaikan.
Alumni Bukan Sekadar Ikatan, Melainkan Amanah Pengabdian
Pertemuan alumni UIN Imam Bonjol Padang se-Riau dalam momentum Maulid Nabi membawa pesan penting tentang arti sebuah ikatan. Alumni bukan hanya mereka yang pernah duduk di ruang kuliah yang sama, melainkan keluarga besar yang dipersatukan oleh ilmu, pengalaman, dan cita-cita pengabdian.
Dari berbagai latar belakang profesi, para alumni memiliki ruang pengabdian masing-masing. Ada yang berkiprah di pemerintahan, pendidikan, dakwah, organisasi kemasyarakatan, keamanan, maupun bidang sosial lainnya.
Namun, perbedaan profesi tidak seharusnya menjadi jarak. Justru melalui silaturahmi, potensi yang beragam dapat dipertemukan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Semangat inilah yang menjadi salah satu makna penting dari terselenggaranya Maulid Nabi yang ditaja ILUNI UIN Imam Bonjol Padang Wilayah Riau bersama LDIM Riau.
Ukhuwah yang dirawat hari ini adalah modal untuk membangun sinergi di masa mendatang. Sebab, umat yang kuat bukan hanya karena banyaknya orang berilmu, tetapi juga karena mampu menyatukan hati dalam kebaikan.
Dari Masjid Daarul Abrar untuk Riau yang Lebih Bermartabat
Masjid Daarul Abrar Komplek DPRD Provinsi Riau menjadi saksi sebuah pertemuan yang sarat makna. Di tempat yang penuh keberkahan itu, para alumni kembali menghidupkan semangat dakwah dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Kegiatan ini mengajarkan bahwa masjid bukan hanya tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga ruang bertemunya gagasan, persaudaraan, dan perjuangan umat.
Melalui Maulid Nabi, semangat untuk terus mengabdi kepada masyarakat kembali diteguhkan. Ilmu yang diperoleh dari UIN Imam Bonjol Padang diharapkan tidak berhenti menjadi kenangan masa lalu, tetapi terus tumbuh menjadi amal jariyah yang memberikan manfaat bagi generasi hari ini dan masa yang akan datang.
Di tengah berbagai tantangan kehidupan, masyarakat membutuhkan tokoh-tokoh yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan mulia dalam akhlak.
Rasulullah SAW telah memberikan contoh bagaimana membangun masyarakat dengan ilmu, kasih sayang, keadilan, dan keteladanan. Nilai-nilai itulah yang perlu terus dihidupkan dalam setiap ruang pengabdian.
Menutup dengan Doa, Melanjutkan dengan Amal
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Daarul Abrar bukanlah akhir dari sebuah kegiatan. Ia adalah awal untuk kembali memperkuat tekad, mempererat persaudaraan, dan melanjutkan perjuangan dakwah dengan penuh keikhlasan.
Semoga silaturahmi keluarga besar ILUNI UIN Imam Bonjol Padang Wilayah Riau bersama LDIM Riau senantiasa menjadi jalan hadirnya keberkahan, persatuan, dan kemaslahatan bagi umat.
Semoga para alumni terus menjadi insan yang membawa cahaya ilmu, keteduhan akhlak, dan semangat pengabdian di tengah masyarakat.
Karena mencintai Rasulullah SAW berarti berusaha meneladani akhlaknya. Dan meneladani akhlak Rasulullah berarti menghadirkan kebaikan di mana pun kita berada.
Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Semoga cinta kepada Rasulullah tumbuh menjadi akhlak, silaturahmi menjadi kekuatan, dan pengabdian menjadi jalan menuju ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Ditulis Oleh: Adi Jondri Putra (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Salo)














