BANGKINANG KOTA, pelitamedia.Com — Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Takmiliyah VI Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026, Sabtu (19/9/2026) pagi.
Porsadin VI yang berlangsung selama dua hari, 19–20 September 2026, menjadi ajang olahraga, seni, dan keterampilan keagamaan bagi para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kabupaten Kampar. Kegiatan dipusatkan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kampar.
Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengatakan Porsadin merupakan salah satu bentuk implementasi ilmu yang diperoleh para santri selama mengikuti pendidikan di MDTA.
> “Tunjukkan prestasi anak-anak semua. Semoga Porsadin ini menjadi ajang silaturahmi antar-santri MDTA se-Kabupaten Kampar,” ujar Ahmad Yuzar.
Pembukaan Porsadin turut dihadiri Wakil Ketua I DPP FKDT Drs. H. Mahfuzd, Ketua DPW FKDT Riau Mukhlis, S.Pd.I., M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Dr. H. Erizon Effendy, S.Ag., M.Pd., Kepala Dinas Dikpora Kampar Helmi, S.H., M.H., Camat Bangkinang Kota Edi Suherman, unsur Forkopimcam, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Kampar, jajaran FKDT Kabupaten Kampar dan kecamatan se-Kabupaten Kampar, serta para kepala MDTA se-Kabupaten Kampar.
Hujan Tak Kurangi Semangat Pembukaan
Meski pembukaan berlangsung dalam kondisi hujan, suasana kegiatan tetap berlangsung meriah. Ahmad Yuzar menyebut hujan tersebut sebagai berkah, terlebih Kabupaten Kampar sedang menghadapi kondisi kabut asap.
> “Walau pembukaan ini dalam kondisi hujan, tidak mengurangi semangat dan semarak pembukaan Porsadin VI. Ini berkah bagi kita semua. Saat ini Kampar dilanda kabut asap, alhamdulillah hujan ini akan dapat mengurangi dan menghilangkan kabut asap,” ungkapnya.
Ahmad Yuzar juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap pembangunan bidang keagamaan. Menurutnya, MDTA dan pondok pesantren memiliki peran dalam membentuk generasi penerus yang memiliki pengetahuan agama dan akhlak.
“Dengan Porsadin VI ini akan dapat melahirkan generasi Kampar yang berakhlakul karimah dan menunjukkan jati diri sebagai Negeri Serambi Mekkah Riau,” katanya.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah terhadap pendidikan keagamaan tidak hanya dalam bentuk semangat dan motivasi, tetapi juga melalui kehadiran langsung dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan keberlangsungan pendidikan MDTA.
Jadi Ajang Silaturahmi Santri MDTA
Bupati Kampar menyebut Porsadin VI sebagai salah satu momentum silaturahmi bagi santri MDTA dari berbagai wilayah di Kabupaten Kampar.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai kemajuan bagi pembangunan keagamaan di Kabupaten Kampar. Semoga MDTA makin maju dan berkembang,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan prestasi sebagai bagian dari proses pembelajaran.
> “Ikuti dan laksanakan perlombaan dengan sportivitas dan raih prestasi. Wujudkan Kampar yang memiliki generasi berakhlakul karimah,” tutupnya.
DPP FKDT Apresiasi Dukungan Pemkab Kampar
Sementara itu, Wakil Ketua I DPP FKDT, Drs. H. Mahfuzd, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Porsadin VI Tingkat Kabupaten Kampar dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, dukungan penuh dari Pemkab Kampar dalam menyukseskan kegiatan ini. Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., atas dukungan ini,” kata Mahfuzd.
Mahfuzd juga menyampaikan bahwa santri asal Kampar sebelumnya telah mencatat prestasi dalam berbagai ajang Porsadin di sejumlah tingkatan. Ia berharap para peserta kembali mampu mengukir prestasi dan membawa nama Kampar dalam Porsadin tingkat nasional tahun ini.
Porsadin VI Kabupaten Kampar selanjutnya berlangsung dengan berbagai perlombaan olahraga, seni, dan keterampilan keagamaan yang diikuti para santri MDTA dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Kampar.














