Menu ✖

Mode Gelap
Buka Ikan Antau Lubuk Larangan di Siberuang, Bupati Ahmad Yuzar: Jaga Adat, Lestarikan Sungai, Wariskan untuk Anak Cucu Kesempatan Emas bagi Masyarakat Kampar Memperdalam Pemahaman Keagamaan Bersama Ustadz Hanan Attaki di Masjid Agung Al-Ihsan Dewan Hakim MTQ ke-55 Kampar Gelar Rapat Penetapan Juara, LPTQ Siapkan Kafilah Terbaik Menuju MTQ Riau Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi: TNI Harus Hadir Lewat Operasi Militer Selain Perang yang Terkomando, Bukan Sekadar Tenaga Bantuan Terpilih Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Syawal Sampaikan Terima Kasih dan Ajak Wartawan Jaga Persatuan Syawal Terpilih sebagai Ketua PWI Kampar Periode 2026–2029, Raih 8 Suara

Advertorial

BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel dalam Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla

badge-check


					BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel dalam Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla Perbesar

 

Jakarta, 19 Mei 2026

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI dari Fraksi PKS DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Maazat, mengecam keras tindakan militer Israel yang menangkap sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza, Palestina.

Penangkapan terhadap para aktivis kemanusiaan dan jurnalis Indonesia tersebut merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan mencederai prinsip-prinsip hukum internasional, hak asasi manusia, serta kebebasan sipil dalam misi kemanusiaan internasional.

“Kami mengecam keras tindakan militer Israel yang melakukan intersepsi dan penangkapan terhadap WNI yang sedang menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu rakyat Gaza. Mereka bukan kombatan, melainkan relawan kemanusiaan dan jurnalis yang membawa pesan solidaritas kemanusiaan dunia,” tegas Syahrul Aidi Maazat, Selasa (19/5) melalui sambungan telepon dari Kota Mekkah.

Berdasarkan informasi yang diterima, lima WNI ditangkap saat kapal mereka diintersep militer Israel di perairan Mediterania. Mereka terdiri dari aktivis kemanusiaan dan jurnalis dari berbagai lembaga media nasional. Sementara empat WNI lainnya dilaporkan masih melanjutkan pelayaran menuju Gaza.

Syahrul menilai tindakan Israel tersebut semakin menunjukkan watak represif dan pengabaian terhadap hukum humaniter internasional di tengah krisis kemanusiaan yang terus memburuk di Gaza.

“Israel kembali mempertontonkan tindakan arogan terhadap warga sipil internasional yang membawa bantuan dan solidaritas kemanusiaan. Dunia internasional tidak boleh diam terhadap tindakan semacam ini,” lanjutnya.

BKSAP DPR RI juga mendesak Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri RI, untuk segera mengambil langkah diplomatik maksimal guna memastikan keselamatan dan pembebasan seluruh WNI yang ditangkap.

“Kami meminta pemerintah bergerak cepat melalui jalur diplomatik internasional, termasuk melibatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), organisasi kemanusiaan internasional, dan negara-negara sahabat agar seluruh WNI dapat segera dibebaskan dan dipulangkan dengan selamat,” ujarnya.

Selain itu, Syahrul menegaskan bahwa perjuangan kemanusiaan untuk rakyat Palestina tidak boleh dihentikan oleh intimidasi ataupun tindakan represif.

“Solidaritas terhadap Palestina adalah amanat konstitusi dan panggilan kemanusiaan. Penangkapan ini tidak boleh menyurutkan dukungan dunia terhadap rakyat Gaza yang hingga hari ini masih menghadapi blokade, serangan militer, dan krisis kemanusiaan berkepanjangan,” tutupnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, lima WNI ditangkap saat kapal mereka diintersep militer Israel di perairan Mediterania. Mereka yakni aktivis Andi Angga di kapal Josef, jurnalis Republika Bambang Noroyono di kapal Bolarize, serta tiga WNI di kapal Ozgurluk, yakni jurnalis TV Tempo Andre Prasetyo, jurnalis Republika Thoudy Badai, dan jurnalis iNews Heru Rahendro.

Mereka terdiri dari aktivis kemanusiaan dan jurnalis dari berbagai lembaga media nasional. Sementara empat WNI lainnya dilaporkan masih melanjutkan pelayaran menuju Gaza. (rls)

Baca Lainnya

Buka Ikan Antau Lubuk Larangan di Siberuang, Bupati Ahmad Yuzar: Jaga Adat, Lestarikan Sungai, Wariskan untuk Anak Cucu

17 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Kesempatan Emas bagi Masyarakat Kampar Memperdalam Pemahaman Keagamaan Bersama Ustadz Hanan Attaki di Masjid Agung Al-Ihsan

17 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Dewan Hakim MTQ ke-55 Kampar Gelar Rapat Penetapan Juara, LPTQ Siapkan Kafilah Terbaik Menuju MTQ Riau

16 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi: TNI Harus Hadir Lewat Operasi Militer Selain Perang yang Terkomando, Bukan Sekadar Tenaga Bantuan

16 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Terpilih Pimpin PWI Kampar 2026–2029, Syawal Sampaikan Terima Kasih dan Ajak Wartawan Jaga Persatuan

16 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Trending di Daerah