Menu ✖

Mode Gelap
Buka Sosialisasi P4GN dan PN di SMA Negeri 1 Salo, Wakil Bupati Kampar Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba Wisuda 214 Mahasiswa Politeknik Kampar, Bupati Ahmad Yuzar: Ciptakan Generasi Kampar yang Unggul Siswa SMAN 2 Tapung Kembali Wakili Riau ke Tingkat Nasional Bukan Sekadar Kompetisi, Wakil Bupati Kampar Resmi Buka Liga Champions Se-Tapung Raya, Jadikan Sepak Bola Ajang Silaturahmi Terima Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Bupati Kampar Ajukan Proposal Museum dan Penataan Candi Muara Takus Hendry Munief Dorong Pelaku IKM Pekanbaru Naik Kelas, Berharap Dukungan Anggaran Berlanjut pada 2027

Ekonomi

Hendry Munief Dorong Pemerataan dan Penguatan UMKM Daerah

badge-check


					Hendry Munief Dorong Pemerataan dan Penguatan UMKM Daerah Perbesar

Jakarta, Pelitamedia.com — Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief MBA, mendorong Kementerian Pariwisata untuk lebih memprioritaskan program pengembangan desa wisata secara merata di seluruh daerah.

Hal tersebut disampaikan Hendry Munief dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Pariwisata, yang digelar pada Rabu (21/1) di Senayan, Jakarta. Hendry Munief menekankan peningkatan status desa wisata dari kategori rintisan menuju desa wisata mandiri.

“Saya menyampaikan apresiasi atas capaian yang sangat luar biasa. Pada tahun 2025, Indonesia berhasil meraih 154 penghargaan internasional, meningkat signifikan dibandingkan 66 penghargaan pada tahun 2024,” ujar Hendry Munief.

Namun demikian, Hendry menyoroti masih adanya kesenjangan pengembangan desa wisata di daerah. Dari lebih dari 6.000 desa wisata secara nasional, sebagian besar masih berada pada kategori rintisan.

“Di beberapa daerah, termasuk daerah pemilihan kami, desa wisata masih didominasi kategori rintisan. Hampir tidak ada desa wisata mandiri. Padahal klasifikasi desa wisata ini sudah sangat baik, tinggal bagaimana kita memperkuatnya di lapangan,” tegasnya.

Menurut Hendry, pengembangan desa wisata tidak boleh hanya terfokus pada daerah tertentu, melainkan perlu disebar secara merata agar manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh masyarakat desa.

“Jangan hanya fokus pada daerah yang itu-itu saja. Tahun 2026 perlu ada program yang secara khusus mendorong desa wisata naik kelas, dari rintisan menjadi berkembang, maju, hingga mandiri,” katanya.

Hendry menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor pariwisata dan UMKM sebagai kunci utama keberhasilan desa wisata.

“UMKM adalah faktor penentu. Bagaimana Kementerian Pariwisata bisa berkolaborasi dengan UMKM yang ada di desa wisata agar ekonomi lokal benar-benar bergerak dan desa wisata bisa mandiri,” jelas Hendry.

Selain itu, ia juga menyoroti peran ekonomi kreatif dalam mendukung pariwisata, termasuk fenomena budaya lokal yang viral dan mampu menarik perhatian dunia.

“Ekonomi kreatif terbukti menjadi kekuatan besar. Fenomena budaya lokal yang dikemas secara kreatif bisa mendunia dan memberi dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Hendry turut mendorong sinergi lintas sektor, termasuk dengan sektor industri dan pendidikan vokasi, agar pengembangan pariwisata selaras dengan penciptaan lapangan kerja berkualitas dan kewirausahaan, sebagaimana arah pembangunan nasional.

“Kita perlu program kolaboratif lintas sektor yang bisa dibawa langsung ke daerah pemilihan. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama agar pariwisata benar-benar menjadi penggerak ekonomi daerah,” tandasnya.

Akhir wawancara, Hendry berharap Kementerian Pariwisata dapat mempercepat dukungan terhadap destinasi dan desa wisata potensial di daerah agar pengembangan pariwisata nasional semakin inklusif dan berkelanjutan. (***)

Baca Lainnya

Hendry Munief Dorong Pelaku IKM Pekanbaru Naik Kelas, Berharap Dukungan Anggaran Berlanjut pada 2027

18 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Tokoh Adat Sibiruang Sampaikan Apresiasi kepada Bupati Kampar, Dorong Pelestarian Lubuk Larangan dan Pembangunan Desa

17 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Buka Ikan Antau Lubuk Larangan di Siberuang, Bupati Ahmad Yuzar: Jaga Adat, Lestarikan Sungai, Wariskan untuk Anak Cucu

17 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Bupati Kampar Ikuti Workshop Nasional NEK, Dorong Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

13 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Resmi Dibuka Bupati Ahmad Yuzar, MTQ ke-55 Kampar Diikuti 642 Peserta dari 21 Kecamatan

12 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Trending di Daerah